Friday, May 14, 2010

Jakarta Electric PLN Enggan Lepas Gelar

JAKARTA - Sebagai juara bertahan, pastinya tim putri Jakarta Electric PLN enggan menyerahkan gelar pada rivalnya, Jakarta BNI 46. Kedua tim akan berlaga di grand last Proliga 2010 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (16/5/2010).

Ya, derby Ibukota ini merupakan kali kedua atau merupakan last ulangan 2005 lalu, dimana kala itu Jakarta BNI 46 merengkuh trofi di akhir kompetisi. Kini, Jakarta BNI 46 mengusung ambisi mengawinkan gelar tim putra dan putri, seperti pada 2005 lalu. Sementara itu, Jakarta Electric PLN tak ingin melepas predikat juara bertahan begitu saja.

Pada prinsipnya, kami siap meladeni BNI 46. Kami tidak akan melepas gelar begitu saja, mengingat mereka juga berambisi mengulang sukses pada 2005 lalu. Jadi, kami akan memberikan perlawanan. Anggap saja para pemain sedang kuliah dan partai last nanti sebagai ujian, ungkap pelatih tim putri Jakarta Electric PLN Victor Laiyan, saat jumpa pers di Jakarta, Jumat (14/5/2010).

Sedangkan sang rival, Jakarta BNI 46, tidak banyak melakukan persiapan teknik dan hanya mengutamakan persiapan mental dan fisik para pemain. Setidaknya itulah yang disampaikan asisten pelatih tim putri Sukirno. Dirinya menganggap tak melakukan banyak persiapan karena selang waktu cukup singkat, dari last four di Solo yang berakhir Minggu (9/5/2010) lalu.

Kami tidak banyak melakukan persiapan teknik. Sejak kembali dari Solo, kami baru memulai latihan Selasa lalu, dan itu khusus pada pertahanan. Yang penting, persiapan mental dan fisik karena dengan waktu yang singkat, tidak mungkin lagi melakukan persiapan teknik. Secara mental, kami tidak boleh takut kalah, imbuh Sukirno.
(wei)


Five Filters featured article: The Art of Looking Prime Ministerial - The 2010 UK General Election. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.


0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home